Sabtu, 17 Desember 2011

Banjir Akhir Tahun 2011

Akhir tahun ini desa ini pun di beri Anugrah Banjir kembali oleh yang maha Kuasa,kurang lebih 2 minggu sawah sawah yang sudah di tanami padi pun  akhirnya harus mati.
Dalam hati para petani melihat air yang datang baik masih di sungai dan hujan hati mereka teriiris mau menangis menerima kenyataan tahun ini pun mereka mengalami kerugian akibat bertani.

Tiap hari mereka bekerja sana sini ada yang jadi tukang batu,ada yang macul ada juga yang jualan kasur, sebagian hasil di investasikan ke pertanian dengan harapan untuk mendapatkan hasil pertanian yang lebih baik supaya tidak beli beras ( Nempur ). tetapi melihat kenyataan seperti ini apa yang bisa para petani di desa ini lakukan.
Menunggu  ya menunggu itu yang bisa mereka lakukan .. tetapi yang di tunggu tidak pernah mengerti kalau mereka di tunggu...
Petani di desa ini berharap bisa bercocok tanam dengan baik tidak terhimbas dengan bencana banjir sehingga kerugian bisa di hindari ...
memang bulan bulan sekarang banjir selalu datang di daerah ini.. petanipun harus belajar kapan mereka harus bercocok tanam dan kapan mereka tidak bercocok tanam.
Alam sudah berubah dan para petanipun haru berubah bagaimana menghadapi kondisi alam saat ini

hamparan sawah di desa ini cukup luas kalau pertanian berhasil ini adalah sumbangan kepada masyarakat luas, kepada negara untuk ketahanan pangan nasional.
tetapi ketahananan pangan Nasional yang di gembar gemborkan pernah menyentuh di desa ini

Wahai pemimpin bangsa ini,Wahai Pemimpin Kota ini dan Wahai para cendikiawan  orang orang yang beilmu berilah perhatian petani petani yang seperti ini, Ajarkan Ilmu kalian kepada mereka  karena itu kewajiban kalian sebagai pemimpin dan sebagai orang yang berilmu    

Sabtu, 29 Oktober 2011

Ratapan desaku

Dalam Harapan semua orang ingin daerahnya maju,berkembang
begitu juga aku walau sudah lama tidak di tinggal di sana karena harus mencari sesuap nasi di daerah orang ,akupun berharap mendengar melihat desaku ini berkembang maju
ingin ku dengar berita si A sudah punya mobil, inging Ku dengar Si B kuliah di sana, ingin Ku dengar si C punya usaha di sini, ingin ku lihat Jalan yang bagus, ingin Ku lihat terangnya malam di sana dan banyak masyarakat berjalan dengen kesibukannya masing masing , ada yang hanya sekedar jalan ,ada yang jalan pergi ke warung hanya sekedar minum kopi .

kapan itu dapat beranjak terwujud
haruskah di mulai dari pemimpin yang mempunyai Good  management, Good idea dan penuh improvisasi
atau menunggu masyarakat menghancurkan diri dan beranjak bangkit

terkadang kebangkitan itu di mulai dari sesuatu yang hancur benar benar hancur , haruskah desaku ini sampai seperti itu dulu baru akan bangkit, atau saat ini harus beranjak ,berangsur angsur bangkit dari ketertinggalan 

Good Management -- > impian para masyarakat di sana
tetapi saat ini adakah yang mampu,bisa melakukan itu di sana?
kalau tidak ada tidak ada salahnya mengambil dari pihak luar untuk mengelolonya?
terkadang lebih fair